4/02/2008

Apa Maumu

Dia datang lagi malam-malam mengetuk pintu hati dengan cara diam-diam bahkan aku sendiri juga tidak tahu kapan dia datang, tahu-tahu dia sudah ada di kamar dan lantas membunuhku, sempat juga aku di bikin panik, apa maunya?
aku mohon jangan datang malam ini karena aku sedang dan masih bercinta dengan kesunyian yang bisu membatu layaknya orang bisu yang lagi ngopi di warung si gombel itu, aku bukanlah kekasihmu yang kau cari sambil merangkak di rumah tetangga sebelah, aku juga bukan seorang yang patut kau kasihi karena aku bukan lah seorang pengasih, kadang aku pernah di suruh Tuhan untuk menjaga kuburan yang gulita sekali aku rasa,aku coba menurutinya dengan alasan bahwa aku adalah ciptaan-NYA, yah sebagai balas budi.
basah tubuhmu membuat aku mengeluarkan seekor makhluk yang bernama birahi yang mau menyelinap keluar dari tubuhku, lantas inikah semua pembalasanya.
aku mulai muak dengan apa yang terjadi pada dunia, ego yang di suarakan, ego yang di turuti, nafsu dan tahta sementara yang di kejar.
aku bukanlah firaun atau aku juga bukan namrudz, aku juga bukan manusia mungkin bisa di bilang setengah manusia karena separuh dari tubuhku terdapat kebiasaan binatang yang mengendap-ngendap keluar.
MARILAH NGOPI DI BAWAH RANJANG PENUH SPERMA ITU..
AGAR KITA TAHU BETAPA MUNAFIKNYA KITA