10/04/2009

malam perselingkuhan

tertulis di bibir waktu yang bengis
ucapan yang rentan usia
memakna dalam setiap air mata
menangis ucapan perselingkuhan
pada wanita gatal penghias kabut malam
sepi yang menggoda
menyanyikan lagu ibu pertiwi di ganti dengan nada rendah dan tempo cepat
seperti iringan musik setan di tempat sampah yang busuk

tangisan memilukan para pezina seperti lolongan srigala di atas kuburan para pecundang.
biarkan sepi hingga tak ada suara kotormu lagi menghiasi ruangan suci ini .
jangan lagi kembali
mulutmu berbusa saat janji kau tawarkan menjadi sampah
seperti penyihir laknat di malam para pengkhianat


anjing hitam akan perlahan mencintaimu di malam purnama ini

Tidak ada komentar: