tertulis di bibir waktu yang bengisucapan yang rentan usia
memakna dalam setiap air mata
menangis ucapan perselingkuhan
pada wanita gatal penghias kabut malam
sepi yang menggoda
menyanyikan lagu ibu pertiwi di ganti dengan nada rendah dan tempo cepat
seperti iringan musik setan di tempat sampah yang busuk
tangisan memilukan para pezina seperti lolongan srigala di atas kuburan para pecundang.
biarkan sepi hingga tak ada suara kotormu lagi menghiasi ruangan suci ini .
jangan lagi kembali
mulutmu berbusa saat janji kau tawarkan menjadi sampah
seperti penyihir laknat di malam para pengkhianat
anjing hitam akan perlahan mencintaimu di malam purnama ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar